Aneka Remaja: Cerita Remaja
Showing posts with label Cerita Remaja. Show all posts
Showing posts with label Cerita Remaja. Show all posts

Tuesday, August 4, 2015

Cerpen Demi Uang

Cerpen Demi Uang merupakan ceprn yang sangat menarik pada penasaran bukan dengan yang satu ini silakan dibaca ya




DEMI UANG
oleh Kamal Agusta


            Nando menatap Sandi untuk meminta kepastian.
            “Bagaimana? Kau berminat?”
            Sandi termenung. Ia memikirkan ajakan Nando yang mungkin bisa melepaskannya dari tunggakan uang sekolah, tapi beresiko tinggi.
            “Kau hanya perlu melakukannya sekali saja untuk melunasi tunggakan uang SPPmu itu, San.”
            Sandi menatap temannya itu. Teman yang selama ini menjadi tempatnya berbagi.
            “Resikonya tinggi, Nan. Bagaimana kalau aku ketangkap. Kau tahu sendiri kan kalau akhir-akhir ini polisi sering melakukan razia. Apalagi yang kita lakukan itu ilegal.”
            Nando menarik napas berat lalu membuangnya keras-keras. “Tapi tidak ada cara lain lagi. Seandainya aku punya uang, aku pasti akan membantumu. Tapi, kau tahu sendiri bagaimana kondisi keluargaku. Ayahku hanya pegawai rendahan yang uangnya cukup makan dan membiayai sekolahku dan adikku, Nindi.”
             Sandi ikut menarik napas. Nando benar. Ia tidak punya cara lain lagi untuk mendapatkan uang yang jumlahnya lumayan besar dalam waktu yang singkat, selain cara yang diusulkan Nando.
            “Seperti yang kubilang tadi, kau hanya perlu sekali untuk ikutan, pasti tidak bakalan ada razia. Bagaimana?” tanya Nando sekali lagi.
            “Aku pikirkan dulu, Nan,” jawab Sandi.
            Nando menepuk bahu temannya itu. “Kau pikirkan saja dulu. Tapi, kalau kau setuju, kau bisa datang ke rumahku. Biar kita sama-sama pergi ke tempat itu.”
            Sandi mengangguk dengan senyuman hambar.
***
            Sandi sampai rumah dalam keadaan benar-benar lelah. Cuaca yang sedang terik membuat perjalanan dari sekolah ke rumah terasa amat panjang baginya. Kini seragamnya sudah basah oleh keringat.
            Sandi segera menuju dapur. Ia butuh minuman segar untuk mengganti ion tubuhnya yang hilang karena perjalanan pulang tadi. Ternyata di dapur sudah ada Ibu yang sedang mengaduk adonan bakwan, risoles, pastel, dan lain-lainnya untuk dijual nanti sore.
            Sandi baru saja menghabiskan satu gelas air saat Ibu menyadari kehadirannya.
            “Kau sudah pulang, San?” Sandi mengangguk sambil meletakkan gelas di atas meja.
“Kau makanlah. Tadi Ibu sudah masak sambal teri goreng dan tumis kangkung kesukaanmu. Kau pasti sudah lapar kan?” lanjut Ibunya sambil tersenyum. Tapi, Sandi bisa melihat kelelahan di wajah Ibunya.
Melihat ibunya Sandi jadi teringat kejadian di sekolah. Tadi, pada jam istirahat ia dipanggil ke ruang guru oleh wali kelasnya. Ia dipanggil karena belum melunasi kewajibannya selama tiga bulan. Wali kelasnya mengatakan Sandi harus segera melunasi uang SPPnya yang menunggak. Sekolah tidak bisa lagi memberinya keringanan. Kalau dalam minggu ini Sandi tidak membayar uang SPPnya, pihak sekolah terpaksa meliburkannya sementara waktu sampai ia melunasi uang sekolahnya itu. Inilah yang membuat Sandi pusing.
Dulu, Sandi tidak pernah merasa sepusing ini memikirkan uang sekolahnya. Bapaknya selalu membayarkannya tepat waktu di setiap bulannya. Tapi, setahun Bapak meninggal. Saat hendak pergi bekerja, Bapak ditabrak oleh anak pejabat yang mengemudikan mobil ugal-ugalan dalam kondisi mabuk. Sejak kepergian Bapak kehidupan mereka menjadi sulit. Tidak ada lagi kini yang menjadi tulang punggung bagi keluarga mereka.
Memang, Pejabat itu memberi uang duka sebagai permintaan maaf. Dan, anak pejabat itupun bebas dari tuntutan hukum. Beginilah kehidupan di negar ini sekarang, yang berkuasa dan punya uang selalu menang. Yang miskin, terpaksa menerima takdir diri.
Begitupun keluarga Sandi. Berbekal uang duka dari pejabat tersebut mereka menyambung hidup. Namun, uang yang diberikan itu tidak cukup di tengah harga barang yang serba melejit. Sekarang, untuk membiayai kehidupan keluarga Ibu terpaksa bekerja sebagai penjual gorengan. Sandi pernah mengutarakan pada Ibu untuk berhenti sekolah saja agar ia bisa membantu Ibu bekerja. Tapi, Ibu menolaknya tegas. Ibunya ingin Sandi tetap sekolah. Karena hanya itu yang nantinya akan mengubah nasib keluarga mereka.
Tapi sekarang, apakah Sandi akan bisa tetap bersekolah jika kehidupan mereka terus-terusan seperti ini? Jangankan untuk membiayai sekolahnya, untuk makan saja mereka susah. Gorengan yang dibuat Ibu akhir-akhir ini sering tidak laku.
“Kau sedang memikirkan apa, San?” tanya Ibunya membuat Sandi tersadar dari lamunannya.
“Tidak ada, Bu,” jawab Sandi memilih untuk berbohong.
“Kalau tidak ada, segeralah kau makan.”
Sandi mengangguk. Ia berjalan menuju rak untuk mengambil piring. Saat Sandi hendak menyendok nasi ke dalam piring, Ibunya berkata, “San, bulan ini sepertinya Ibu belum bisa membayar uang sekolahmu. Kalau gurumu nagih, kau minta tangguh lagi, ya. Bilang Ibu akan membayarnya bulan depan.”
Sandi tidak jadi menyendok nasinya. Ia menoleh pada Ibu, dan melihat rasa bersalah di wajah ibunya. Hal itu membuat dada Sandi sesak.
“Iya, Bu,” akhirnya hanya itu yang bisa ia katakan dengan suara serak.
Kini ia kembali menatap nasi, sambal teri goreng dan tumis kangkung di hadapannya. Mendadak selera makannya hilang.
***
“Jadi kau setuju?” tanya Nando saat sore hari Sandi datang ke rumahnya. Saat itu mereka sedang duduk di teras rumah Nando yang teduh karena dilindungi pohon mangga.
Sandi mengangguk. Ia tidak punya cara lain lagi. Jadi, kalau ia ingin tetap bersekolah, ia harus melakukan ini. Meski beresiko tinggi.
“Kalau begitu nanti kita ke sana jam 7 malam. Masalah motor, kau jangan risau. Kau pakai saja motorku ini. Cuma itu yang bisa kulakukan untuk membantumu, San.”
Sandi tersenyum. “Makasih, Nan. Kau memang teman terbaikku.”
“Kau sudah izin sama Ibumu akan pulang malam, kan?” tanya Nando.
“Sudah. Tadi aku bilang belajar kelompok di rumahmu.”
Sekarang masih jam setengah enam. Jadi, masih ada waktu satu jam lebih sebelum mereka pergi ke tempat yang telah mereka sepakati.
Tepat jam 7 mereka sudah bersiap-siap. Setelah minta izin pada orangtua Nando dengan alasan belajar di rumah Sandi mereka berangkat. Tentu saja orang tua Nando percaya karena selama ini Nando memang sering belajar di rumah Sandi, begitupun sebaliknya.
Ternyata tempat yang mereka datangi adalah terminal bus yang pada malam hari ramai oleh anak-anak muda untuk mengikuti balapan liar. Saat mereka datang, beberapa orang langsung menyambut mereka. Ternyata mereka teman-teman Nando.
“Sudah mulai balapannya?” tanya Nando pada cowok jangkung yang tadi menyambut mereka.
“Belum. Sebentar lagi sepertinya. Kau sudah kangen ingin balapan lagi, ya?” tanya cowok itu sambil mengisap rokoknya.
“Bukan aku, Don. Tapi, temanku ini.” Nando menunjuk Sandi. Cowok itu hanya mengangguk.
Beberapa menit kemudian orang-orang mulai membariskan motor mereka. Balapan akan segera dimulai. Cowok jangkung tadi ikut membariskan motornya.
“Kau siap?”
Sandi menelan ludah. Tiba-tiba ia ragu. Apakah ia yakin untuk melakukan hal beresiko seperti ini demi mendapatkan uang?
 “San,”
Sandi menatap Nando. Ia tidak mungkin mundur lagi. Akhirnya ia mengangguk. Nando menyerahkan kunci motornya pada Sandi. Sandi menerimanya lalu ikut berbaris. Hatinya berdebar-debar saat melakukan ini.
Sebelum acara balapan dimulai, seorag cowok berkepala plontos mengenakan jaket kulit hitam menerangkan tentang rute balapan. Lalu ia juga menyebutkan bahwa hadiah bagi pemenang balapan ini adalah uang sebesar 1 juta rupiah.
Setelah mengumumkan hal itu, cowok itu menepi. Ia memberi aba-aba untuk memulai acara balapan.
Satu. Dua. Tiga ….
Puluhan motor yang tadi berbaris melaju dengan kecepatan tinggi. Termasuk Sandi. Dengan kemampuannya yang pas-pasan ia melajukan motor Nando secepat mungkin. Ia harus memenangkan balapan ini. Ia harus mendapatkan hadiah uang itu untuk tetap bisa bersekolah.
Baru saja balapan memasuki lap kedua, tiba-tiba terdengar suara serine mobil polisi yang melakukan razia penertiban. Para pembalap yang tadi melaju mengikuti rute, kini berhamburan ke segala arah. Sebisa mungkin mereka menyelamatkan diri. Para penontonpun ikut berlarian ke sana-sini menyelamatkan diri dari tangkapan polisi.
Sandi juga begitu. Ia juga tidak lagi memikirkan tentang balapan dan uang hadiah. Sekarang yang ia inginkan hanya menyelamatkan diri dari kejaran polisi. Tapi kedatangan polisi yang mendadak membuat pikiran Sandi kalut. Ia tidak tahu harus lari kemana agar selamat. Ia bahkan tidak peduli dengan Nando yang entah pergi kemana.
Tapi, kemanapun mereka lari percuma. Ternyata polisi telah merencanakan kegiatan razia ini. Balapan liar yang dilakukan di terminal itu sudah jadi incaran mereka karena sering membuat warga sekitar resah. Makanya razia malam ini mereka telah mengepung titik-titik yang kemungkinan menjadi jalan bagi para pembalap melarikan diri.
            Sandi yang sudah berusaha untuk kabur ternyata tertangkap juga. Dirinya diringkus bersama tiga orang pembalap liar lainnya. Motor Nando yang ia pakai sudah diamankan polisi. Saat dirinya dibawa untuk naik ke mobil patroli ia bertemu dengan Nando. Ternyata Nando juga tertangkap. Temannya itu menatapnya ketakutan dan tubuh gemetaran. Sama seperti dirinya.
            Mobil patroli kini membawa mereka ke kantor polisi. Selama perjalanan kepala Sandi tertunduk. Ia teringat tentang masalah yang ia hadapi, teringat tentang ibunya yang sudah bekerja keras untuk kehidupan mereka selama ini, dan juga teringat dengan uang untuk membayar SPPnya jika memenangkan balapan ini.
            Tapi kini semua sia-sia. Ia tidak akan mendapatkan uang sepeserpun. Ia pasti akan diberhentikan karena telah melakukan balapan liar yang termasuk tindakan criminal karena telah mengganggu keamananan dan kenyamanan masyarakat.. Lebih buruknya lagi ia akan membuat ibunya sedih dan kecewa karena keputusannya yang memilih jalan pintas untuk mendapatkan uang banyak dalam waktu singkat.
            “Biarpun kita orang susah, San, jangan sesekali berpikiran untuk mendapatkan uang secara jalan pintas dengan tindakan kriminal, seperti mencuri atau menipu orang. Jangan sesekali melakukan itu. Karena ibu pasti akan kecewa.”
            Sandi teringat kembali pesan yang sering disampaikan Ibu padanya. Air mata sandi jatuh. Ia menangis. Sandi menyesal telah menyetujui Nando untuk ikut balapan liar ini demi mendapatkan uang.
            Tapi, semua sudah terjadi. Dan, penyesalan tidak pernah mengubah keadaan.[]

BIODATA PENULIS
Kamal Agusta, lahir dan besar di kota Pekanbaru, sembilan belas tahun silam. Bercita-cita memiliki buku yang bermanfaat bagi masyarakat. Saat ini penulis bertempat tinggal di jalan Hang Tuah Ujung RT 01 RW 09 Kelurahan Sail Kecamatan Tenayan raya Pakanbaru-Riau. 28285. Kamal dapat dihubungi melalui aku FB: Kamal Agusta, Email: kamalpenulis@gmail.com dan Hp. 083186972428.
Data Rekening Bank:
Bank Mandiri cabang pekanbaru sudirman atas.
No rek. 108-00-1143219-3
a.n Kamal Agusta

Sunday, April 13, 2014

Treaser Film Bara Di Negeri Hujan

Treaser Film Bara Di Negeri Hujan mungkin temen temen penasaran dengan film yang satu ini mimin akan cerita dikit tentang  Film Bara Di Negeri Hujan moga kalian suka ya

Jakarta 2013.
Sebuah komplek perumahan pinggiran Jakarta yang asri dan tenang karena dingin nya hujan yang memandikan Jakarta dari carut marut dan keruwetannya. Komplek perumahan yang majemuk dengan latar belakang social,etnis dan budaya. Dengan kegelisahan batin penghuninya yang masing masing mereka samarkan dan disamarkan oleh percikan hujan.

Diantaranya, sebuah keluarga yang dikebiri oleh nasib dan harus berjuang menghidupi anak semata wayangnya dengan terpaksa menjadi perampok. Beberapa orang laki laki yang harus menahan libidonya karena lenyapnya zona nyaman didalm rumah, seorang laki laki yang harus berpuasa karena pelacur langganan nya sedang dirundung penyakit kelamin, seorang laki laki yang harus membungkus asmara dahana didalam hatinya ke dalam senyum seorang sahabat, lalu … seorang gadis belia yang memimpikan kebebasan menjadi ujung kakinya, kemudian seorang gadis belia yang sedang melepaskan belenggu kepongahan ayahnya yang angkuh, ada juga seorang gadis belia yang dirantai nasibnya oleh libido

ibunya yang tidak tersalurkan. Dan yang jelas ada seorang penguasa yang tidak ingin keluarganya disentuh oleh percikan air hujan yang bisa membuatnya meradang karena ego yang tidak pernah menemukan tempat landai untuk mendaratkannya ,sementara dibalik itu,rapuh dan remuk redam soko guru yang bertahun tahun dibangun nya.
Hingga suatu malam,dimusim penghujan paling kalut,dimalam tahun baru ..

Seorang gadis belia , putri sang penguasa diperkosa dan tidak tahu siapa pelakunya, dan disinilah api dendam,kesumat benci membakar isi hati para penghuni komplek ,dari yang tidak sudi dituduh ,hingga yang menuduh membabi buta,sementara aparat hukum justru sedang terbebat ragu ragu.

Siapakah dalang dan pelaku pemerkosaan sadis yang merenggut kehormatan dua orang ini? Kehormatan seorang penguasa yang pongah dan kehormatan seorang gadis yang tidak berdosa?

Dari produser besar Rudi Soedjarwo. Dari sutradara Otoy Witoyo dan dari penulis skenario Kim Kematt.
Teka teki ini Semua akan terjawab dalam film BARA DI NEGERI HUJAN. Only in cinemas 2014.

Saturday, April 12, 2014

Closer to Tulus

CLOSER TO TULUS
Time/Date
Venue
April 18, 2014
LIQUID Café Yogyakarta


91 Plus Indonesia dengan bangga mempersembahkan Closer To Tulus di Liquid cafe Yogyakarta pada hari Jum’at, 18 April 2014 Jam 19.00, dengan menghadirkan band asal Yogyakarta juga, yaitu The Everyday & Batiga.
CLOSER TO TULUS adalah event yang bertajuk lebih dekat dan lebih akrab dengan Tulus. Disetting dengan venue yang membuat Tulus bisa lebih dekat dengan penggemarnya.
Muhammad Tulus Rusydi (lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia, 20 Agustus 1987; umur 27 tahun),adalah seorang penyanyi dan pencipta lagu berkebangsaan Indonesia yang berdomisili di Bandung.
Selain itu, pria berdarah Minangkabau ini juga berprofesi sebagai seorang arsitek setelah menamatkan studinya di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung. Bernyanyi sejak kecil, Tulus mulai dikenal ketika dia mulai sering bernyanyi di acara-acara komunitas klab jazz dan kampus-kampus di kota Bandung. Diskografi : Tulus (2011) dan Gajah (2014)
PENJUALAN TIKET
- LIQUID RESTO
- SAGAN RESTO
- NIMCO STORE
- KEDAI DIGITAL ( DEMANGAN& BABARSARI )
- WWW.TIKETAPASAJA.COM
- VIA Email : marketing@91kreasindo.com
- SMS : 0811119110 Atau BBM : 2B2B95F4
HargaTIKET :
- PRE SALE Rp. 75.000,- S/d 17 April 2014
- On The Spot Rp. 125.000,-
91 PLUS INDONESIA
Sembilan Satu Plus Indonesia is a full-service event management located in Bandung, West Java. We offer events planning & concept services, event production, entertainment & event coordination specialist, high quality activities and event promotion .More Details www.91kreasindo.com

= in jazz we trust =

@gigiepapaw
Project Manager

Tuesday, January 21, 2014

Cerpen Cinta - jingga itu pelangi

Cerpen Cinta - jingga itu pelangi kali ini udah lama tidak mosting sebuah cerpen cinta yang tentu nya akan disukai temen temen dengan kata lain Cerpen cinta ini daat menghibur anda dalam sebuah dilema maupun kegalauan semata yang tak berhujung bahagia.
jingga itu pelangi

Cerpen Cinta - jingga itu pelangi


rani adalah perempuan berumur  18 tahun, dia mahasiswa hukum disalah satu kampus negeri bandung. Dia perempuan yang sangat sabar. Hingga suatu hari rani ada jam kuliah namun sayangnya ia tidak dapat mengikuti mata pelajaran tersebut karna ia terlambat 10menit, hingga akhirnya dosen tak mengijinkan rani untuk masuk kelasnya. 

Akhirnya rani memutuskan untuk pergi kekantin karna ia merasa lapar, sesampai dikantin seperti biasa ia memesan semangkok bakso dan saat itu udara kota bandung diguyur hujan deras, rasanya rani ingin meminum minuman yang hangat. “bu saya baksonya satu sama minumnya teh hangat saja ia?” kata rani kepada ibu penjaga kantin. Ibu itu menoleh dan mengucap “iya nak rani, tumben minumnya teh hangat, kan biasanya suka minuman dingin?”

lalu rani mendekat ke ibu penjaga kantin “lagi hujan bu, jadi stop minum yang dingin dulu.. hehehe” ujar rani sambil bercanda. 10menit rani menunggu akhirnya datang juga makanan yang di pesan olehnya. Selesai makan ia membayar ke kasir dan tanpa sengaja dia berjumpa dengan sosok laki-laki yang tak asing baginya. Ya. Dia adalah david. 

David adalah laki-laki yang pernah menolong rani saat rani baru pertama kali masuk ke universitas tersebut, saat itu rani dijahili oleh kakak kelasnya, karna rani anaknya polos dan pendiam saat itu dia hanya bisa berkata ya dan ya saat kakak kelasnya menjahilinya. Sampai akhirnya dian kakak kelasnya  sengaja ingin menyelakai rani dengan menyerempetnya, namun rani selamat karna sosok laki-laki datang menyelamatkan ia, dia adalah david anak dari penanam saham terbesar di universitas tersebut.

“hai, kamu kan cewek yang dulu?” ucap david di depan rani, hingga membuat rani salah tingkah. “iy..aa..” kata rani setengah gugup dan dag dig dug.
“namaku david” lanjut david. “rani” balas rani singkat, david menawarkan pulang bersama dan itu membuat rani ingin pingsan karna baru pertama kali ini dia bertatapan berkenalan langsung dengan laki-laki tampan dari anak pemilik saham di universitasnya. “tidak terima kasih, saya bisa pulang sendiri”. 

Jawab rani dengan segera, dan ia langsung meninggalkan david di kasir kantin tanpa berucap lagi. Karna tidak ada mata pelajaran dosen lagi hari itu rani memutuskan untuk pulang ke kosnya, sebelum dia pulang ke kosnya ia mampir ke toko buku di jln. Sudirman. 

Namun sayang dia tidak mendapatkan buku yang akan dicarinya. Dengan wajah lelah ia berjalan pelan menuju tempat kosnya. Sampai di kosnya rani memutuskan untuk beristirahat sebelum shalat ashar, tanpa terasa 2jam dia terlelap dalam tidur siangnya. 

Sore itu rani ada janji dengan sahabatnya riri. Mereka janji ingin pergi ke panti asuhan milik saudara riri, rencananya mereka ingin berpartisipasi buat anak panti. Kringg … kringgg … handphone rani berbunyi, di seberang sana terdengar suara riri “ran, aku udah didepan kosmu, cepatlah keluar nanti kita terlambat”. Tanpa rani berucap dia segera memakai jilbabnya dan mengambil tas serta handphonenya. “ayo ri, maaf ya udah buat kamu nunggu lama di sini ri?” ujar rani. Tanpa basa basi riri dan rani pergi menuju panti milik saudara riri. 15menit perjalanan untuk sampai di panti, di tengah perjalanan rani sempat bertanya kepada riri sahabatnya. “ri kamu pernah jatuh cinta?”


Riri melihat rani sambil tersenyum dan menjawab “pernah sekali waktu aku masih SMP dulu ran, kenapa? Kamu lagi jatuh cinta ya… hahahah, hayo ngaku ..kamu jatuh cinta dengan siapa?”. Rani tidak menjawab pertanyaa riri, ia hanya diam sambil memandang kosong ke depan, entah apa yang saat itu di fikiran rani. “kita udah sampai ran, ayo turun?” ucap riri mengagetkan rani. “iya ri, wah pantinya bersih sekali ya?” kata rani kaget. 

Kedatangan mereka sudah di tunggu oleh anak-anak panti dan tante riri, mereka di sambut hangat oleh pemilik panti. “selamat sore bu, saya rani temannya riri”. kata rani memperkenalkan diri. “ya nak rani, selamat datang di panti bunda …” jawab ibu panti ramah. Setelah itu rani dan riri masuk ke dalam panti, di sana mereka tidak hanya belajar bersama anak-anak panti, mereka juga bermain bersama. 

Hingga akhirnya rani melihat anak kecil yang berumur 4tahun, anak itu mendekati rani dan berkata “kakak cantik, ajari aku memakai jilbab ini.” Mendengar kata itu tanpa terasa rani menangis di hadapan anak kecil itu, “iya adek, adek namanya siapa?” Tanya rani. lalu anak itu menunjukkan selembar kertas dan bertulisan nama dan juga cita-cita anak kecil itu, rani membacanya dan memeluk anak tersebut. 

Setelah mereka puas bermain dan belajar bersama tak terasa adzan magrib telah berkumandang, rani dan riri pun mengajak seluruh anak panti untuk shalat berjamaah. Saat riri berwudhu ada anak gadis kecil yang mendekatinya sambil menangis, riri mendekatinya “adek kenapa menangis?”. Adek itu memeluk riri “aku kangen sama mama kak, mama ku di mana?” lalu tangan halus riri mengusap kepala gadis tersebut. “mama adek ada di surga, mama udah bahagia di sana. Sekarang adek shalat ya dan berdoa kepada tuhan agar mama bisa bahagia di samping tuhan.” Ucap riri menangis.


Selesai shalat riri dan rani memutuskan untuk pulang dan sebelum itu mereka berpamitan kepada anak-anak panti dan ibu pemilik panti. “adek-adek kakak dan kak riri pamit pulang ya, adek-adek jangan sedih kapan-kapan kakak dan kak riri akan datang lagi ke sini kok”. Tiba-tiba Zahra si gadis kecil yang membuat rani iba tadi memeluk rani dan memberikan setangkai bunga mawar cantik kepada rani, rani membalasnya dengan senyum dan peluk kepada anak kecil itu.


Di tengah perjalanan pulang rani dan riri saling bercerita apa yang mereka alami di panti asuhan tadi. Rani dan riri telah mendapatkan pelajaran dan ilmu baru dari keadaan panti tersebut, pelajaran untuk selalu mensyukuri nikmat tuhan yang di berikan kepada kita hambanya dan mereka juga dapat merasakan susah senangnya anak-anak panti. Selain itu rani juga bernasib sama dengan anak panti yang telah ditinggalkan oleh ibu ayah mereka. Dalam hati rani berdoa “tuhan, terima kasih untuk pelajaran hari ini yang kau berikan kepada ku. Dengan semua itu aku lebih bisa bersyukur atas nikmat mu.”


malam mulai menyapa, seakan dunia mulai tenang dari ramai aktifitasnya. Waktu telah mengajak rani untuk bersujud kepada tuhannya, di sujud terakhirnya rani menyelipkan sebuah doa “ tuhan, berikanlah senyuman dan kebahagiaan bagi orang yang menyayangiku dan yang kusayangi juga ampuni semua salah, khilaf serta dosa dari orangtua hamba lindungi mereka di manapun saat ini berada ..amin”. selesai shalat rani pergi menuju tempat tidurnya dan ia pun beristirahat dengan penjagaan tuhannya.


Hidup ini tak akan berwarna tanpa adanya cobaan dari tuhan, saat tuhan mengambil orang yang kita sayang dari sisi kita bukan berarti tuhan membiarkan kita sendiri di dunia ini, namun mengajari kita untuk lebih dewasa lagi. Saat kita berdoa ada tiga jawaban yang tuhan selipkan untuk permintaan kita yaitu, iya, tunggu, dan tidak. Jika tuhan memberikan jawaban iya kepada kita itu artinya tuhan akan segera mengabulkan doa kita. 

Tunggu itu juga jawaban dari tuhan untuk doa kita yang di mana kita di harapkan untuk menunggu  dan sabar, dan yang terakhir tidak, tidak bukan berarti tuhan tak ingin mengabulkan doa kita, namun tuhan tak ingin kita mendapatkan doa tersebut dan tuhan akan menggantinya dengan yang lebih baik lagi.

Tuhan tidak memberikan apa yang kita inginkan tapi memberikan apa yang kita butuhkan. Pelangi itu berwarna-warni, namun ada warna JINGGA di salah satunya.

Itulah Cerpen Cinta - jingga itu pelangi moga kalian suka dengan yang satu ini silakan kirim kan cerpen kalian dengan mimin ya :)

Saturday, December 28, 2013

Nyunyu dot com dan semua tentang keunyuan.

Nyunyu - Emang udah jadi kebiasaan anak muda selalu bisa aja menciptakan trend baru. Mulai dari gaya busana, sepatu, potongan rambut sampai trend bahasa gaul. Inget waktu jaman tahun 90 an. Waktu itu lagi ngetrend banget bahasa gaul ala Debby Sahertian. Semua pada pakai bahasa itu, kalau nggak pakai berarti nggak gaul. Sampai-sampai yang enggak ngerti biar dibilang enggak kurang gaul beli kamus bahasa gaul.

Sekarang trend bahasa  gaul sudah bergeser. Beberapa istilah baru banyak dipakai dikalangan remaja. Salah satunya adalah kata “UNYU”.

Sejak dari pertamakali istilah “unyu”ngetrend,  sebenernya ada perasaan heran dipikiran. Gimana nggak? Kata ini begitu booming di kalangan anak muda. Padahal apa sih sebenernya istimewanya? Cuman terdiri dari 2 konsonan dan 1 huruf vokal juga. Banyak kata-kata lain yang lebih panjang dan  lebih beragam hurufnya tapi biasa-biasa aja tapi jadi Nyunyu bingitsss.

Entah siapa penemu kata semanis itu. Tapi yang jelas penemunya pastilah secerdas Albert Einstein. Bahkan mungkin dia pantas dikasih penghargaan sekelas penemu dunia seperti Alexander Graham Bell atau Thomas Alfa Edison yang telah mampu membuat gaya hidup yang biasa-biasa aja jadi tambah seru.

Kata unyu emang pas banget buat menggambarkan sesuatu yang dianggap lucu, imut, menyenangkan dan bikin gemes. Unyu atau Nyunyu bisa juga punya arti yang bermacam-macam, tergantung gimana ngucapin dan konteks kalimatnya. Semakin kamu mengucapkan dengan sangat ekspresif, maka artinya akan semakin unyu.  Contohnya nih ya.

Kasus I
“Kenalin nih pacar baru gue.”
“Duh unyu banget. Gimana sih kok lo bisa sih lu dapet pacar seunyu dia. Padahal lo kan jelek.”
Unyu disini berarti cakep.

Kasus II
“Ih kemaren, si Raffi nembak gue pas dinner di Resto pinggir pantai. Udah gitu, gue dikasih bunga lagi. Unyu banget nggak sih?”
“Iya, unyu banget. Iri deh gue sama kamu.
Unyu disini berarti romantis.

Kasus III
“Kucing lu hidungnya pesek banget. Kelihatan jadi unyu banget”
“Iya, apalagi kalo dipakein pita. Tambah unyu deh”
Unyu disini berarti imut dan manis.

Kata unyu yang sayangat Nyunyu akan semakin manis artinya kalau diulang menjadi unyu-unyu. Kesannya jadi semakin imut banget.  Apa yang kamu lakukan meski seheboh-hebohnya jadi terkesan semakin unyu dan manis.

Btw, adalah sebuah situs Nyunyu bernama www.nyunyu.com yang menyajikan segala macam keunyuan tentang gaya hidup anak muda. Menyajikan sesuatu yang penting gak penting.

Tapi apaan sih  kok mereka membahas sesuatu yang penting gak penting?

Gini ya.

Hampir semua orang punya naluri kepo yang kuat. Terutama  remaja yang emang lagi masa-masanya punya bawaan pengin tahu segala urusan. Semakin dilarang semakin pengin tahu, semakin dibilang nggak boleh, jadi semakin mencari. Semakin dibilang enggak penting maka semakin dianggap penting oleh mereka. Dari urusan artis A lagi belajar kayang, atau artis B lagi belajar ilmu pelet sampai urusan gimana menakhlukkan pacar dengan cara yang elegan adalah urusan yang menjadi sangat penting buat diketahui.

Misalnya nih, kamu sebenernya diem-diem naksir temen sekelasmu, tapi kamu nggak tahu apa yang akan kamu lakukan biar dia ngerti kalau kamu naksir dia. Kamu juga nggak tahu, apa dia naksir kamu atau nggak. Gimana sih tanda-tandanya kalo dia juga naksir. Duh… bingung nih.

Buat orang lain yang enggak sedang mengalami masalah kayak gitu mungkin gak penting untuk tahu. Tapi buat kamu yang lagi fall in love dan nggak tahu gimana cara bersikap, maka kamu akan berusaha mencari tahu jalan keluarnya.

Gak usah galau lagi deh.
Di nyunyu dot com ini, banyak sekali membahas masalah-masalah unyu-unyu anak muda yang tengah mengalami kesulitan-kesulitan semacam gini.

Nah, buat kamu yang lagi galau dengan masalah-masalah sekitarmu, ada baiknya deh kamu berkunjung kesini aja deh di situs nya Nyunyu. Gratis kok.  Kecuali jika kamu browsing di warnet. Tentu harus bayar biaya warnetnya ya!


Nyunyu

Saturday, November 23, 2013

Cerpen Cinta - No PROBLEM

Cerpen Cinta - No PROBLEM  kali ini udah lama banget tidak apdet Cerpen yang bertajuk Cerpen Cinta yang mungkin masih di bilang newbie banget, karena udah cukup lama banget vakum dari dunia blogging :D dari pada memperpanjang mukadimah yuk capcus kita baca saja
 

Cerpen Cinta - No PROBLEM

Bel tanda pulang sekolah telah berbunyi. Semua siswa mulai melangkahkan kakinya keluar dari kelasnya masing-masing. Begitu juga dengan Arei yang keluar dari kelas XI IPA 3 langsung meluncur ke kelas XI IPS 1 kelas Riezka, sahabatnya sejak SMP.

“Riez ayo cabut. Entar ke toko buku sekalian ya.” Kata Arei setelah berdiri di depan bangku Riezka.

“Nggak bisa Rei, pulang sendiri aja ya.Riko pengen pulang bareng sama gue. Katanya ada yang mau

“Yah,,,,Riko lagi, kemarin juga gitu. Masak setiap pulang aku harus jalan sendiri?” tanyanya mulai jengkel.

“Ya loe cari pacar dong. Jangan cuma bisanya belajar mulu. Hari gini nggak punya pacar, apa kata manusia? Nggak gaul deh loe. Udah ya Rei, Riko dah nungguin gue di parkiran nih. Daah sayang...” ucapnya sebelum meninggalkan Arei.

Semua penghuni SMA Nusa tau persis siapa Arei. Gadis bernama lengkap Anarei Vinerose berkulit sawo matang dan berparas manis yang sering mengikuti segala event olympiade membuatnya cukup terkenal di SMA Nusa. Dan yang membuatnya lebih terkenal karena ia satu-satunya gadis populer yang belum punya pacar sendiri. Yang biasanya anak popular mempunyai segudang pacar, tapi Arei tidak satupun. Padahal banyak juga laki-laki yang menaruh hati padanya. Tapi baru ada cowok yang mau PDKT, Arei sudah ngacir duluan. Sampai-sampai semua anak SMA Nusa menobatkannya sebagai Miss Anti Pacaran.

Sepanjang jalan Arei komat-kamit sendiri. Orang yang salah sangka bakal ngira kalau itu anak apa punya gangguan mental pada otaknya? Sampainya di rumah Arei langsung menghambur di atas tempat tidurnya.


Kantin sekolah menjadi tempat favorit para siswa untuk mengisi kembali energi yang telah terkuras habis selama pelajaran di dalam kelas. Arei dan Riezka menikmati semangkuk bakso panas di bawah pohon cemara. Muka Arei masih tekuk-tekukan. Semalaman Arei nggak bisa tidur karena ada sesuatu hal yang mengganggu pikirannya.

“ Rei kenapa loe? Lecek banget itu muka. Belum Loe setrika tadi pagi?” Kata Riezka setelah menyeruput es jeruknya.

“ nggak kenapa-kenapa. Lagi bosen aja Riez.” Jawab Arei sekenanya.

“ Sayang…..” dari kejauhan terlihat Riko memanggil Riezka.

Arei tak habis pikir, kok ya mereka dengan santainya sayang-sayangan di depan umum, nggak malu apa ya.

“ Nanti jangan pulang dulu ya, liat aku tanding basket. Aku butuh banget support dari kamu Say. Karena setiap ngeliat kamu semangatku semakin terpacu.” kata Riko setelah duduk di depan Riezka. Riezka hanya menganggukkan kepala dan tersenyum manis, tandanya dia mau.

“Ihhcc gombal banget sieh kata-kata Riko. Riezka juga mau gitu aja, padahal Riezka sudah janji denganku sebelumnya.” batin Arei sedikit kesal.

 Arei memakan baksonya dengan kesal sehingga membuat Riezka dan Riko aneh melihatnya. “Pulang bareng lagi Riez, yah…. batal lagi kita ke Toko Buku GM.”

“Nanti juga ada Dava lho Rei. Dia bakalan seneng kalau loe ikut nonton.” kata Riko pada Arei yang masih mengunyah baksonya.

“So what??”

“Dari pada ke toko buku mending liat Dava tanding.” Ujar Riko.

“Itu kamu Ko, bukan aku.”

“Kenapa loe nggak bisa peka dikit aja Rei. Dava itu kayaknya cinta mati sama loe. Harusnya loe itu bersyukur dicintai cowok kayak Dava. Itu kesempatan loe untuk punya pacar.” Jelas Riezka yang disertai anggukan kepala Riko.

“Apa kamu ini punya kelainan ya Rei. Masak sama cowok kayak Dava nggak mau.” Tuduh Riko cuma bercanda.

Arei tersedak mendengar candaan Riko. “Huuu… gila kamu Ko, gini-gini aku masih normal, masih suka sama cowok. Tapi sekarang aku lebih fokus ke sekolah dulu.”

“Lagian kurang apa si Dava. Tampang OK, populer, terus kaya, iya nggak Say.” Jelas Riezka kembali yang juga disertai anggukan kepala Riko.

Cowok yang sedang dibicarakan kini melangkahkan kaki menuju tempat Arei, Riezka, dan Riko. “Wah ngumpul-ngumpul nggak ngajak-ngajak Loe Rik.” Katanya basa-basi.

“He.emb Riez emang dia kaya…..Kaya Monyet.” Sambungnya kembali sembari meninggalkan Riezka dan Riko.

Dava yang baru datang nggak mengerti apa maksud perkataan Arei. “Arei kenapa sih nggak mau gue deketin. Bantuin gue dong Riez, loe kan sohibnya.”

Riezka dan Riko hanya mengangkat bahu.
                                                                              --

Akhir-akhir ini Arei sering melamun sendiri. Perkataan Riezka membuat syaraf otaknya agak terganggu. Arei malah jadi malas belajar dan kerjaannya setiap malam hanya berdiri di depan kaca. Ngomong dengan bayangannya sendiri. Dan omongannya selalu sama.

“Aku pantes nggak sieh punya pacar. Salah nggak sieh?” tanyanya pada bayangannya sendiri.

“Kayaknya sieh pantes-pantes aja. Tapi nanti gimana dengan sekolahku? Gimana kalau nilai ku merosot?”

“Tapi kata Riezka ada benernya juga. Masak aku belum punya pacar juga. Apa aku coba deketin Dava aja kali yaa???”

“Haaaaahhhh....... aku pengen punya pacar, tapi aku takut pacaran....” teriak Arei tanpa sadar.

“Arei... tidurrrrrrr!!!!!!” teriak mama Arei dari ruang keluarga.

Mendengar teriakan mamanya Arei segera naik ke tempat tidurnya, tapi sebelumnya Arei menulis di selembar kertas yang kemudian di tempel di meja belajarnya.

“ Pokonya itu targetku kali ini!!” ucapnya sebelum menutup matanya.

                                                                                   --

Pagi ini Arei nggak sempat sarapan di rumah. Sampai di sekolah ia langsung ngacir ke kantin mengisi perutnya yang sedari tadi berteriak minta makan. Di kantin Arei bertemu dengan Dava. “Kesempatan” batin  Arei.

Tapi begitu Dava duduk didekatnya, Arei malah berdiri meninggalkannya dengan muka kesal. Rasa ilfeel itu kembali muncul.

“ Aduh kenapa aku begini sieh? Dia udah ngedeketin aku, tapi akunya malah lari.. bego’ banget.” Ucap Arei menyalahkan dirinya.

Ketika sampai di kelasnya Arei terkejut dengan keadaan kelas yang tenang. Dilihat teman-temannya belajar dengan serius.

“ Emang ada ulangan hari ini, Sa?” Tanya Arei kepada Nisa teman sebangkunya.

“ Arei,…., kamu lupa kalau bu Mega bilang akhir-akhir ini sebelum semesteran akan diadakan ulangan fisika? Hari ini kan ada pelajarannya Rei.” Terang Nisa kaget melihat sikap Arei yang tidak seperti biasanya.

Arei sama sekali tidak ingat kalau bu Mega pernah bilang begitu. Akhir-akhir ini dia juga malas belajar. Arei  mengeluarkan bukunya dan segera menghafalkan rumus-rumus fisika. Belum lima menit belajar, Bu Mega datang dan menyuruh semua siswa memasukkan buku catatan mereka ke dalam tas.

“10 soal essay harus di kerjakan dalam waktu 45 menit. Menurut Arei soal tersebut sangat susah, padahal soal seperti itu di ulangan –ulangan sebelumnya sangat mudah ia kerjakan. Sampai menit ke 20 Arei baru mengerjakan 3 soal dari 10 soal tersebut. Hampir separuh dari temannya di kelas sudah mengumpulkan lembar jawabannya. Tinggal beberapa anak yang belum mengumpulkannya, termasuk Arei. Rumus-rumus fisika yang ada di otaknya serasa hilang dan berganti dengan rumus-rumus cinta yang tak tau dari mana asalnya.

Saking pusingnya menjawab soal ulangan, Arei malah mencoret-coretnya dengan tulisan yang acak-acakan. Nisa yang melihatnya merasa aneh. Nggak biasanya Arei sampai sebingung ini menjawab soal ulangan, sekalipun ia nggak belajar.

“ Rei kurang 10 menit waktunya.” Kata Nisa pelan, mengingatkan Arei yang masih asik mencoret-coret jawabannya.

“ Hahhc,..,” Arei makin panik nggak tau harus diisi apa lembar jawabnya.

Waktu habis. Terpaksa lembar jawab ulangan Arei harus dikumpulkan. Hanya 5 soal yang baru di selesaikannya. 5 soal lainnya masih belum terjawab. Bu Mega yang melihat lembar jawab Arei hanya menggelengkan kepala, tak percaya siswanya yang biasanya mendapat nilai paling bagus di kelas, akhir-akhir ini sering mendapat nilai yang begitu memalukan.

“ Arei, kenapa nilai kamu jadi buruk begini? Bukan hanya di pelajaran saya, tapi di pelajaran guru yang lain juga. Kalau kamu nggak bisa mempertahankan nilaimu, tahun ajaran berikutnya kemungkinan beasiswa kamu akan dicabut.” Terang bu Mega mengingatkan Arei.

“ Iya bu, saya akan berusaha belajar lebih giat lagi.” Saantero kelas memandangi Arei dengan muka bingung.

Nisa yang ada dibangkunya, masih menunggu penjelasan dari Arei. “ Rei, kamu kenapa?”

“ Aku lagi bingung dengan diriku sendiri. Dengan perkataan Riezka juga. Katanya aku ini nggak gaul. Sampai sekarang aku nggak punya pacar, padahal aku punya kelebihan yang begitu banyak. Tapi rasanya aku takut punya pacar, karna aku takut saat aku pacaran banyak sifat dari diriku yang berubah.” Jelas Arei menceritakan semua beban yang ada di otaknya kepada Nisa.

“ Memang sieh Rei pacaran itu menjadi hal wajib bagi remaja sekarang. Tapi hal itu nggak berlaku buatku. Aku sama sepertimu, aku kepingin punya pacar tapi aku takut ada yang berubah dengan diriku. Sekarang gini Rei, kita masih pelajar jadi kebutuhan kita nomer satu adalah belajar. Menurut kamu jika kamu pacaran akan membawa pengaruh negative, membuat kamu hancur, lebih baik tidak usah saja, mantabkan diri kamu dulu. Lagian Rei kata Riezka itu belum tentu benar, kalau nggak punya pacar itu nggak gaul. Kamu bisa jadi gaul tanpa pacaran, dengan cara meningkatkan prestasi kamu di sekolah.” Nasehat Nisa kepada Arei.

Arei menimbang-nimbang perkataan Nisa.“ Mungkin nasehat kamu ada benarnya juga. Mending aku lebih meningkatkan prestasiku, daripada pacaran. Belum pacaran aja aku udah drop begini, apalagi ntar pas pacaran beneran, bisa-bisa nilaiku semakin jelek dari yang ini.”

“ Jadilah diri kamu sendiri, karna hanya kamulah yang dapat memahami dirimu sendiri. Dengarkan hati kamu sendiri.” Kata Nisa lagi yang kemudian di sambung dengan tawa kecil Arei.

Nisa memang beda dengan Riezka. Riezka yang sahabatnya malah menyuruhnya pacaran, tapi Nisa yang hanya teman sebangkunya menyuruhnya ke hal yang positif. Sekarang tekanan yang ada di pikirannya agak berkurang.

Nggak disangka Arei sebelumnya. Keluar dari kelas Arei dikejutkan dengan sosok Dava yang berdiri di samping pintu dan menarik tangannya.

“Mau ngobrol bentar aja. Boleh ya…” ucap Dava memohon.

Kali ini Arei tidak lari lagi. Dia menganggukkan kepala dan tersenyum. Mereka berjalan di teras dekat taman sekolah.

“Mau ngomong apaan Dav?”

“Kamu tau kan kalau aku suka sama kamu. Kenapa sih kalau aku mendekat kamu selalu menjauh. Kalau kamu nggak suka sama aku ok, nggak apa, asalkan kamu jangan ngehindar dari aku. Setidaknya aku bisa jadi temanmu kalau aku nggak bisa jadi pacarmu.” Terang Dava panjang lebar yang membuat Arei sedikit malu.

Gimana nggak, selama ini emang sikap Arei jadi aneh semenjak Dava bolak-balik nembak dia.

“Hhehe.. maaf Dav, kalau sikapku buruk. Tapi semua itu aku lakuin karena ilfeel sama kamu yang selalu nembak aku. Sekarang ini aku bener-bener focus sama sekolah, kamu bisa ngerti kan. Aku mau temenan sama kamu yaa asalkan nggak ada acara tembak-tembakan lagi.”

Dava bisa mengerti itu. Jadi teman sudah cukup baginya, daripada harus dijauhi Arei yang setiap kali bertemu dirinya langsung ngabur.

Akhirnya masalah ini terselesaikan, lega rasanya. Tanpa pacaran kayaknya dia masih bisa hidup. Kertas kecil yang tertempel di meja belajarnya sekarang berganti dengan kertas lain. Target yang lebih menjamin di masa depan ketimbang pacaran.

Kini perkataan Riezka tentang pacaran dianggap angin lalu bagi Arei. Sekarang yang ada di pikirannya cuma ada kata-kata Nisa yang menyuruhnya menjadi diri sendiri.

Biarpun kelihatannya kayak anak kuper, nggak elit karena nggak punya pacar, itu nggak jadi beban buat Arei.

“ Nggak punya pacar?? No problem. I’m single I’m very happy ” ucap Arei di depan kaca sambil merobek kertas yang berwarna pink.

dia tunjukin ke gue. Masak gue tolak, kan kasihan dia.” jawaban yang sama setiap kali Arei mengajaknya pulang bareng.

Itulah cerpen Cerpen Cinta - No PROBLEM moga kalian suka ya :) janagn lupa di share dan juga di koment :D happy reading !!

Friday, September 27, 2013

Cerpen Persahabatan dan Cinta - Fakta nya tak selalu sama

Cerpen Persahabatan dan Cinta - Fakta nya tak selalu sama oleh Monica Yohana merupakan sebuah Cepren persahabatan yang tentunya bukan sebuah Cerpen Cinta biasa yang sangat romantis sekali walau dengan sahabat dari pada penasaran dengan cerpen yang satu ini silakan baca aja deh

Cerpen Persahabatan dan Cinta - Fakta nya tak selalu sama

Kalo Kata orang – orang ini yah , masa SMA  itu masa yang paLing mengasikkan . Masa dimana sifat kekanakan akan berubah menjadi kedewasaan . emosi Labiil menjadi stabil Kalo sukses :P Haha =D
         #iicha , ya begituLah gue di panggil oLeh teman teman gue . dimana nama asLi gue adaLah Monica . gue orang nya emang uda dari sono nya cuek cumak orang di sekitar gue tak prnah paham .. (“,)>   
“Eh Lo sekoLah di farmasi kan > “ tanya ester teman SMP gue yang kocak abis .
“ yah .. udah tau maLah nanya, emang kenapa ?” jawab gue simple
“Ntar ada namanya andre disana.”
“So ? “
“ Lo harus bisa taklukin hatinya .”
“emang penting ? dia cakep ga ? kaLo kaga gua ga mau”
“cakep.. santai aja”

BerjaLan seminggu di sekolah baru gue , gue ga nemuin yang namanya andre dan yang pasti orang nya cakep . yang gue liat cowo cowo nya biasa aja .. haha
Seminggu , dua minggu , dan akhirnya sebulan gua udah bosen nyari tuh cowo . gue malah nuduh temen gue ngerjain gue ..
          ......
“Pagi iicha..” sapa Harry cowo yang lumayan cakep tapi sedikit gemulai dimata gue
“yaa.. pagi juga harry..” jawab dengan sedikit senyum J

“iicha ???? “ cetus seseorang yang gue sebut cowo manja
Gue ga nyahut Cuma  gue bberfikir dapat temen baru lagi.. asiikk
“Lo punya temen namanya ester  ? “
Blakk .. sontak saja pertanyaan nya membuat gue kaget. Dengan sigap gue baca tuh papan nama dia . # JEFFRY ANDREAN ALFREDO
“Lo andre ya ?”
“iyaa.. iicha kan ? “ tanyanya lagi
“oh” jawab gue singkat tapi dalam hati seneng juga . soalnya dia tuh cowo selain manja dia juga cowo super duber baik sama cewenya . yang buat gue selalu ngiri sama tuh cewe .
“ ternyata dia” gumam gue dalam hati sambil berlalu menuju kelas.

Singkat cerita tepatnya tanggal 23 oktober 2010 kami jadian dan tentu saja hal itu mengagetkan buat semua sahabat sahabat gue terutama DIANA .
“Di.. gue ditembak jefry  Loh..”
“Lo jangan mau”
“Haa.. kenapa? maLah kita udah jadian gue uda terima dia. Knapa harus ditolak . gue suka dia tau.”
Diana tak menjawab . dia hanya diam lalu pergi. Dan ternyata dia tuh suka sama jefry .
Bless . gawat ! pantas aja dia ga ngedukung dan selalu sinis tiap liat kita jalan bareng .
 “Jef.. kita putus aja yaa.. gue ngehargai perasaan Lo ke gue . dan gue sayang sama lo , tapi gue ga bisa liat diana sahabat gue sedih dan sakit hati karna kita . “
“kog gitu cha ? ini hubungan kita ga ada kaitan nya dengan dia. Lo tau gue sayang bgt sama lo tapi lo tega . yauda gue terima” sambil nangis dia nyanyi #MY LOVE – dari westlife.
Dan setelah kita putus kita nyambung lagi kog soalnya sama sama ga tahan .. haha dasar kekanakan . udah nyambung putus lagi nyambung lagi putus laginyambung lagii sampe ke kelas XI .
Gue sama jefry itu pasangan  serasi kata orang orang .. haha kita uda terkenal sebagai pasangan paling kompak , romantis , dan kocak serta ga perna main dua duaan .. sistem nya rame rame gitu jadi berbaur sama temen yang lain juga . dibilang kaya sahabatan ok aja , sebagai kka adik ok juga . Klop bgt dah ..
Dan hal itu juga yang buat hubungan kita sering di ganggu sama orang sirik . contoh nya rusli . dia itu cewe pinter yang dapet juara di sekola tapi dengan ikhlas nya mau nembak cowo . dan cowo itu adalah jefry . dan sontak saja aku jadi ngeh gitu . iiihh
“ Jef gue ga mau nyuruh Lo milih antara gue atau rusli yang pasti kaLo lo bosen sama gue dan mau akhiri hunungan sama gue . ngomong yaaa”
“Lo ngomong apa sih ? gue sayang sama lo dan gue ga akan putusin lo”
Ehh .. omongan tinggal omongan . janji tinggal janji . pembuktian tak nampak.
3 hari kemudian.
“cha kita putus yaa..  gue uda ga suka sama lo”
Gue yang ga habis pikir salah gue dimana coba tenang dan terima ajah ..
Keesokan harinya gue seperti biasa mengumbar senyum dan menyapa .
“ Selamat pagi jefry dan rusli..”
“cuiih..” sebuah jawaban atas niat baik gue . “ sabar...”

15 Desember 2011
Gue pacaran sama sahabat nya jefry yang tak lain adalah harry . cowo gemulai yang buat gue kenal sama jefry . dan semenjak itu pula mereka resmi tak bersahabat . wkwk kaya bocah .
Pluss .. seminggu setelah itu jefry putus dengan rusli.. haha
“Cha .. gue minta maaf .. gue uda mutusin lo dan milih rusli . cha lo yang terbaik
Buat gue . maafin gue ya gue nyesel” ungkat jefry disela  kesibukan
“haha.. gapapa kog jef.. gue uda maafin lo dari dulu” sambil cengengesan gue santai aja menjawab
“cha gue masi sayang sama lo” dan .. gue ga mau ngejawab .

04 mei 2012 gue putus sama harry .pacaran singkat tapi mengesankan . gue memilih putus karena gue ga bisa pungkiri lagi gue jatuh cinta sama mantan gue lagi yaitu jefry . tapi bukan berarti gue itu berniat balikan . sama sekali tidak .
Sebelum gue putus sama harry gue uda punya problem dengan temen gue DIANA itu . problem yang ga bisa gue lupain sampe sekarang yang buat gue ga bisa nganggep dia sahabat lagi . uda kaya orang lain buat gue . ga ada kata sharing lagi yang ada tinggal najis .
Gue berfikir dia ga pantes dijadiin temen . dan yang membuktikan itu semua dia pacaran sama jefry dan setelah putus dengan jefry dia pacaran sama harry .
Huft .. semoga hubungan Lo tuh awet ya sampe kakek nenek . gua doain deh . amin ,..
Dan gue juga berdoa supaya gue ga dapet temen kaya lo lagi . amin amin amin ..
Jujur sampe sekarang gue beLom bisa move on dari harry . makanya gue syok bgt waktu tau mereka jadian . nauzubillah deh .. hehe =D

END ..

Bagaimana menurut kalian dengan Cerpen Persahabatan dan Cinta - Fakta nya tak selalu sama moga kalian suka jangan lupa di like dan di share comment juga yaaa :D

Ad Placement